Kamis, 31 Desember 2015

Berkarya Selagi Muda

Berkarya Selagi Muda Berkarya selagi muda kenapa gak? kenapa harus tunggu kita lanjut usia untuk membuat karya-karya baru dan membuktikan kepada dunia kalau kita juga mampu mengahasilkan karya-karya di masa muda kita. Itu akan menjadi sebuah point tambahan bagi kita walaupun kita masih muda tapi kita mampu membuat karya-karya yang luar biasa di masa muda kita daripada melakukan hal-hal yang tidak ada gunanya. Karna waktu adalah uang manfaatkan lah waktu dengan sebaik-baiknya untuk belajar dan berprestasi. Karena kewajiban kita sebagai anak yaitu belajar dan berprestasi membuat orang tua kita bangga dengan hasil karya kita sendiri apalagi ketika kita masih muda. Kewajiban yang harus kita lakukan kepada akal kita adalah memanfaatkannya sehingga bisa menghasilkan karya yang bermanfaat bagi diri sendiri maupun orang lain. Karya itu bisa berupa apa saja bisa berupa ide-ide untuk menyelesaikan suatu masalah atau membuat sebuah karya yang berbentuk buku yang mengupas tentang suatu masalah atau apapun itu yang bermanfaat. Akal akan jadi lebih dinamis dan semakin terasa kecerdasannya apabila sering kita gunakan dan kita latih, karena seperti pepatah mengatakan ala bisa karena terbiasa. Maka sering-seringlah menggunakan akal untuk melakukan sebuah analisa, pembahasan, penelitian, pengamatan, dan lainnya sehinnga akal semakin cerdas dan terlatih. Ibarat pisau kalau sering kita gunakan maka akan semakin bertambah tajam. Maka dari itu wahai para generasi muda berkarya lah selagi muda untuk bangsa kita kalau bukan kita siapa lagi kalau tidak sekarang kapan lagi. Berkaryalah di usia muda kamu tidak harus menunggu usia lanjut untuk menghasilkan sebuah karya-karya besar. Ukirlah prestasi selagi kita masih muda. Sudah banyak anak-anak muda yang telah menghasilkan karya yang bermanfaat bagi masyarakat ketika mereka masih muda. Mulailah dari sekarang dengan menggali potensi dan kemampuan kita kembangkan dengan tekun. Asah terus ketrampilan yang kamu miliki sekarang, yakinlah sebentar lagi kamu akan menghasilkan karya yang besar. Asah terus lah prestasi kalian seperti ibaratnya pisau apabila semakin di asah maka pisau tersebut akan semakin tajam. Pergunakanlah masa muda mu dengan hal-hal yang positif dan bermanfaat bagi orang banyak jangan biarkan waktu mudamu di sia-siakan begitu saja dengan hal-hal yang tidak berguna karena banyak sekali para pemuda pemudi sekarang yang tidak ingin atau bahkan tidak berminat untuk lebih menggunakan masa muda mereka dengan berprestasi, mereka lebih memilih untuk menikmati kesenangan dunia dengan cara nongkrong, nonton, shopping dan masih banyak lagi. Masa kita yang masih muda kalah sama orang-orang yang sudah lanjut usia tetapi mereka masih mau untuk tetap berkarya dan tetap mau berguna bagi orang lain walaupun usia mereka tidak lagi muda mereka tetap ingin mencari ilmu dan pengalaman yang sebanyak-banyaknya untuk terus membuat karya-karya baru. Nah kalau kamu ingin menjadi cewek atau cowok yang memiliki prestasi karena karya-karya yang kamu hasilkan, ikutilah tips-tips berikut ini mungkin bisa membantu kalian: 1. Memiliki tokoh panutan (idola) Hampir semua orang-orang sukses dan orang-orang besar (tapi bukan besar badannya ya), pasti memiliki tokoh panutan (idola). Tokoh panutan itu bukan untuk dijiplak atau di contek habis, tapi tokoh idola ini memberikan inspirasi bagi mereka untuk membuat sesuatu yang lebih besar dari tokoh idola kita tersebut. Jadilah dirimu sendiri ( be yourself) jangan pernah menjadi orang lain hanya untuk mendapatkan pujian dari hasil karya-karya kalian tersebut karena orang yang bahagia itu adalah orang yang bangga dengan dirinya sendiri, bukan malah bangga dengan menjadi orang lain. Tapi ingat, jangan sembarangan mencari tokoh idola. Jdi mulai sekarang carilah dan pilihlah tokoh panutan yang benar-benar akan memberikan pengaruh yang besar bagi hidup kamu dalam hal yang baik. Pilihlah yang benar-benar pantas untuk kita jadikan idola dalam membuat karya di masa muda ini. Tokoh idola haruslah manusia-manusia yang memang patut diteladani dalam seluruh aspek kehidupannya. Baik dari segi karyanya, gaya hidupnya, moralnya dan lain sebagainya. Jangan pernah memiliki tokoh idola yang tidak jelas asal usul dan moralnya. Bisa-bisa kita terpengaruh olehnya dengan hal-hal yang buruk bukan malah memberikan inspirasi dalam membuat karya diusia muda. Pilihlah tokoh idola sesuai dengan impian atau cita-cita kita. Kalau kita nantinya pengen jadi penulis yang hebat ya carilah tokoh yang memang sudah terbukti memiliki karya yang besar. Karena orang yang berhasil selalu memulai segalanya dari titik 0. Maka segeralah kita untuk mencari idola-idola kita yang memang sesuai dengan apa yang kita cita-citakan, jika ditanyak jangan pernah menjawab aku ingin seperti dia, tapi jawablah kalau aku ingin lebih baik dari pada dia. 2. Maksimalkan Potensi Kamu Setiap orang pasti memiliki potensi atau kemampuan yang berbeda-beda antara satu sama lain. Namun, potensi itu tidak akan memberikan apa-apa jika tidak diasah dan dikembangkan. Diperlukan usaha yang keras untuk menjadikan potensi yang kita miliki menjadi sesuatu yang bisa mendatangkan manfaat bagi diri sendiri dan orang banyak. Misalnya kita memiliki potensi menulis, tapi kalau kamu tidak terus berlatih dan terus mengembangkan wawasan, maka kamu tidak akan pernah menjadi seorang penulis besar dan sukses. Dibutuhkan usaha yang maksimal untuk mengubah bakat menjadi keahlian, dibutuhkan juga ketekunan dan kerja keras seperti orang mengatakan “NO PAIN NO GAIN”. Jadi tinggal kamu telusuri potensi apa yang kamu miliki dan kemudian kembangkanlah hingga menjadi sebuah karya karya yang besar. Teruslah belajar disepanjang waktumu mu jadilah diri kita ibarat batang daun ubi dimana saja dia diletak dia dapat hidup dengan mudahnya, ibarat kita jika kita mempunyai ilmu dan potensi maka kita tidak pernah takut berada di mana saja dan kita dapat menyesuaikan diri dengan lingkungan yang ada. 3. Jangan Takut Mencoba Terkadang seseorang tidak langsung tau apa potensi yang dia miliki, kadang seseorang hrus melakukan banyak hal, baru kemudian dia menemukan bakat yang sesungguhnya. Jika kita masih bingung bakat apa yang sebenarnya kita miliki maka jangan takut mencoba. Karena apabila kita takut untuk mencoba maka kita tidak akan pernah tau bakat apa yang kita miliki karena kita tidak pernah mau dan berani untuk mencoba. Jangan takut apabila kita disuruh bicara di depan kelas, jangan takut apabila kita disuruh baca puisi karena jangan-jangan kamu berbakat di bidang tersebut. Anggaplah sesuatu sebagai tantangan yang harus kita taklukkan. 4. Terus Lakukan yang Terbaik Kalau kita sudah menemukan bakat apa yang kita miliki teruslah mengerjakan yang terbaik. Jangan berhenti sampai disitu terus kembangkan kemampuan. Jangan melakukan sesuatu sekedarnya saja kalau kamu bisa melakukan yang terbaik, buat apa melakukan hal yang lebih baik. Dan 1 hal lagi jangan pernah sombong dan cepat puas dengan hasil yang kita dapatkan karena ingatlah kita memulai semuanya dari titik 0,dan jangan lekas puas teruslah belajar dan mengasah kemampuan kalian sepanjang waktu. Karena merasa buah adalah virus yang akan membuat orang jalan ditempat bahkan seperti orang yang berjalan mundur. Jangan belum apa-apa kita sudah merasa sombong dengan kemampuan yang kita miliki, teruslah belajar. Ingat “di atas langit pasti masih ada langit lagi” Teruslah berguru pada siapa saja yang memang memberikan kemajuan bagi diri kita. Pakailah ilmu padi “Semakin Berisi Semakin Menunduk”.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar